Berita  

Polres Lombok Barat Gelar Ops Keselamatan Rinjani 2026 di Gerung

Polres Lombok Barat Gelar Ops Keselamatan Rinjani 2026 di Gerung

Lombok Barat, NTB – Dalam upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan disiplin berkendara masyarakat, jajaran Polres Lombok Barat melaksanakan kegiatan stasioner Operasi (Ops) Keselamatan Rinjani 2026. Fokus kegiatan kali ini dipusatkan di kawasan strategis Simpang Lima Patung Koperasi, Kecamatan Gerung, pada Selasa sore, 3 Februari 2026.

Langkah ini diambil sebagai bentuk respons proaktif kepolisian dalam menciptakan situasi Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif di wilayah hukum Lombok Barat. Operasi yang dimulai pada pukul 16.00 WITA tersebut melibatkan personel gabungan dari berbagai fungsi dan instansi terkait untuk memastikan kepatuhan pengguna jalan terhadap aturan yang berlaku.

Sinergi Personel Gabungan dalam Penegakan Disiplin

Pelaksanaan Ops Keselamatan Rinjani 2026 ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Lombok Barat, Iptu Anton Prasetya Wijaya, S.Tr.K., S.I.K., M.H. Kegiatan ini tidak hanya melibatkan satuan lalu lintas semata, namun juga diperkuat oleh kehadiran Kasipropam, Kasiwas, serta jajaran Kanit dari berbagai unit mulai dari Turjawali, Kamsel, hingga Gakkum.

Guna memastikan integritas dan efektivitas di lapangan, personel eksternal seperti Polisi Militer (PM), Brimob, serta petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub) Lombok Barat turut diterjunkan. Kolaborasi lintas sektor ini menunjukkan keseriusan pihak berwenang dalam membenahi perilaku berkendara di wilayah Gerung yang dikenal sebagai salah satu titik pertemuan arus kendaraan yang cukup padat di sore hari.

Pendekatan Humanis dan Penindakan Pelanggaran Kasat Mata

Dalam pelaksanaannya, petugas tidak hanya sekadar melakukan pengawasan, tetapi juga berinteraksi langsung dengan para pengguna jalan. Bentuk kegiatan meliputi pembagian brosur yang berisi pesan-pesan Kamseltibcarlantas serta pemberian imbauan secara lisan. Hal ini bertujuan agar pesan keselamatan meresap ke dalam kesadaran masyarakat tanpa melalui pendekatan yang kaku.

Kapolres Lombok Barat, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., melalui Kasat Lantas Iptu Anton Prasetya Wijaya, menjelaskan bahwa operasi ini mengedepankan aspek edukasi dan teguran simpatik. Namun, pihak kepolisian tetap mengambil tindakan tegas terhadap pelanggaran yang bersifat fatal dan terlihat jelas oleh pandangan mata.

“Kami melaksanakan kegiatan imbauan kepada para pengguna jalan agar selalu tertib dalam berlalu lintas. Selain membagikan brosur pesan keselamatan, kami juga memberikan teguran simpatik kepada pengendara yang melakukan pelanggaran ringan,” ujar Iptu Anton Prasetya Wijaya saat ditemui di lokasi kegiatan.

Beliau menambahkan bahwa tindakan hukum tetap diberlakukan bagi pelanggar yang berisiko tinggi memicu kecelakaan. “Kami tetap melakukan penindakan terhadap pelanggaran kasat mata yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas (laka lantas), seperti tidak menggunakan helm, melawan arus, atau kelengkapan kendaraan yang tidak standar,” tegasnya.

Target Penurunan Angka Kecelakaan di Lombok Barat

Ops Keselamatan Rinjani 2026 merupakan bagian dari kalender kamtibmas tahunan yang dirancang untuk membentuk budaya tertib berlalu lintas secara berkelanjutan. Polres Lombok Barat berharap melalui kegiatan stasioner yang intensif seperti ini, masyarakat menjadi lebih waspada dan sadar bahwa keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama, bukan sekadar ketakutan terhadap sanksi tilang.

Iptu Anton menekankan bahwa tujuan akhir dari seluruh rangkaian operasi ini adalah menyelamatkan nyawa masyarakat di jalan raya. Menurut data evaluasi, ketidaktertiban seringkali menjadi pemicu utama terjadinya insiden yang merugikan baik secara materiil maupun nyawa.

“Tujuan utama dari kegiatan ini adalah agar angka kecelakaan di wilayah Polres Lombok Barat bisa berkurang secara signifikan. Kami ingin melihat meningkatnya kesadaran masyarakat untuk selalu tertib berlalu lintas, demi keamanan mereka sendiri dan pengguna jalan lainnya,” pungkas Kasat Lantas.

Sepanjang pelaksanaan kegiatan di Simpang Lima Patung Koperasi, situasi terpantau aman dan kondusif. Para pengguna jalan menyambut baik edukasi yang diberikan petugas, dan arus lalu lintas tetap mengalir lancar meskipun terdapat pemeriksaan dan sosialisasi di bahu jalan. Operasi serupa direncanakan akan terus dilakukan di titik-titik rawan lainnya di wilayah Lombok Barat selama periode Operasi Keselamatan Rinjani 2026 berlangsung.