Babinsa dan Polisi Ajak Warga Peteluan Indah Cegah Banjir

Lombok Barat, NTB – Upaya pencegahan banjir tidak selalu harus diawali dengan proyek berskala besar. Kepedulian terhadap lingkungan sekitar justru menjadi langkah paling mendasar dan efektif. Hal inilah yang dilakukan Bintara Pembina Desa (Babinsa) Peteluan Indah, Koramil 1606-08/Narmada, Sertu Muhasim, bersama Bhabinkamtibmas, Bripka I Made Artana, melalui kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama warga Dusun Manjeli Indah, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, Senin (7/1/2025).

 

Bertempat di lingkungan permukiman warga, Babinsa dan Bhabinkamtibmas duduk berdampingan dengan masyarakat, berdialog langsung terkait kondisi sosial kemasyarakatan serta kebersihan lingkungan, khususnya saluran air dan selokan yang rawan tersumbat saat musim hujan.

 

Dalam kesempatan tersebut, Sertu Muhasim mengimbau warga agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan masing-masing, terutama dengan tidak membuang sampah sembarangan ke saluran air. Ia menegaskan bahwa tingginya curah hujan belakangan ini berpotensi menimbulkan banjir apabila selokan tidak berfungsi dengan baik.

 

“Banjir sering kali bukan semata-mata karena hujan deras, tetapi akibat saluran air yang tersumbat oleh sampah. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk saling menjaga,” tegas Sertu Muhasim.

 

Hal senada disampaikan Bripka I Made Artana yang mengajak masyarakat menjadikan kebersihan lingkungan sebagai budaya bersama. Menurutnya, lingkungan yang bersih tidak hanya mencegah banjir, tetapi juga berdampak pada kesehatan dan kenyamanan warga.
“Jika lingkungan bersih, masyarakat pun akan hidup lebih sehat dan aman,” ujarnya.

 

Kegiatan Komsos tersebut mendapat respons positif dari warga. Salah seorang tokoh masyarakat, Bapak Gesit, mengapresiasi kehadiran aparat TNI–Polri yang turun langsung ke tengah masyarakat.

“Kami merasa diperhatikan. Kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas memberi kami pemahaman bahwa menjaga selokan dan lingkungan itu penting, bukan hanya saat banjir datang,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Bapak Hartawan, warga Dusun Manjeli Indah, menyatakan siap mendukung imbauan tersebut dengan meningkatkan kesadaran warga.

“Kami sepakat akan mengajak warga lain untuk rutin membersihkan selokan dan tidak membuang sampah sembarangan demi kepentingan bersama,” katanya.

 

Komsos ini turut dihadiri tokoh masyarakat lainnya, di antaranya Bapak Garen dan Bapak Suparman. Mereka menyambut baik sinergi TNI–Polri dengan masyarakat sebagai langkah nyata dalam membangun kesadaran kolektif menjaga lingkungan, sekaligus mencegah terjadinya banjir musiman di wilayah Peteluan Indah.